BPSDM
Universitas Muhammadiyah Malang
BPSDM
Universitas Muhammadiyah Malang

Kemenristekdikti RI latih Penghitungan Angka Kredit Jabatan Fungsional (JAFA) bagi Dosen UMM.

Author : Administrator | Rabu, 07 September 2016 12:59 WIB

  

Jum'at-Sabtu, 2-3 September 2016 Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) mengadakan sebuah pelatihan bertajuk “ Pelatihan Penghitungan Angka Kredit Jabatan Fungsio nal Dosen (JAFA)” , dengan dihadiri oleh dosen tetap dilingkungan Universitas Muhammadiyah  , pada acara tersebut mengangkat tema besar"Pembinaan Karir Dosen (jabatan fungsional) Sesuai dengan PerMenPAN dan RB 17 2013" yang disampaikan oleh Taufan Sudrajat SE.M.Si dari Biro Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan didamping oleh staff beliau Jimmy, Dalam materinya, Bapak Taufan menjelaskan bahwa terdapat empat jenjang jabatan fungsionalis dalam dosen. Keempat jabatan fungsionalis tersebut yakni asisten ahli, lektor, lektor kepala dan profesor. ''Jabatan itulah yang mempengaruhi besarnya jumlah tunjangan yang diterima seorang dosen,'' terangnya. Kemudian beliau menjelaskan bahwa dibutuhkan satu tahun pengalaman mengajar dengan angka kredit sebanyak 150 bagi dosen baru yang ingin mengajukan kenaikan jabatan menjadi asisten ahli. Angka kredit sendiri merupakan satuan nilai dari tiap butir kegiatan yang berdasarkan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni penelitian, pengajaran dan pengabdian masyarakat.

Sedangkan untuk kenaikan jabatan dari asisten ahli menjadi lektor, seorang dosen harus menjabat sebagai asisten ahli minimal selama dua tahun. Tidak hanya itu, ia juga harus memenuhi angka kredit sebesar 200-399 dan memiliki karya tulis ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional sebagai penulis pertama. Sama halnya untuk jabatan lektor kepala, dosen tersebut harus menjabat sekurang-kurangnya selama dua tahun sebagai lektor dan memenuhi angka kredit sebanyak 400 hingga 849. Ia juga harus memiliki jurnal terakreditasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) dan jurnal internasional sebagai penulis pertama.

Sedangkan pada jenjang Profesor, seorang lektor kepala harus memenuhi angka kredit minimal sebanyak 850. Ia juga harus menyandang gelar doktor minimal selama tiga tahun dan dua tahun menjabat sebagai lektor. Tek ketingalan, memiliki karya ilmiah yang terpublikasi dalam jurnal internasional bereputasi menjadi kualifikasi terakhir untuk jabatan tertinggi dalam dunia dosen. ''Semua persyaratan yang disebutkan diatas telah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PERMENPAN, red) no. 17 tahun 2013,'' tegas Pak Taufan dalam penyampaian materinya di hadapan lebih dari 70 peserta.

Acara berjalan dengan lancar dan sukses, hal ini ditandai dengan animo peserta yang menghadiri acara tersebut hingga acara berakhir, karena betapa pentingnya acara semacam ini bagi dosen tetap yayasan di lingkup universitas Muhammadiyah Malang.

Sehari sebelumnya Dirjen Kemenristekdikti, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc Ph.D juga telah menyampaikan visi besar pengembangan karir Dosen UMM untuk mencapai recognisi Internasional. Dirjen kelahiran Blitar ini optimis UMM dapat mencapai tujuan tersebut. Dirjen juga menyampaikan program-program kerjasama Internasional yang dapat di akses oleh Dosen. 

Shared: